Pengalaman Membuat Website Toko Online Untuk Teman

Pengalaman membuat website toko online – Jadi ceritanya saya dimintai bantuan oleh salah satu teman kantor yang ingin buka toko online untuk penghasilan tambahan. Kebetulan dia tahu kalau saya adalah blogger yang punya blog aktif di Musconline.org ini. Singkatnya dia melihat saya lebih berpengalaman kalau soal website dan internet. Padahal saya sendiri juga seorang pemula dan masih belajar, tapi karena teman dekat ya saya oke-oke sajalah dimintai tolong. Kebetulan ingin nambah pengalaman juga.

Masalahnya teman saya tidak punya modal banyak untuk bikin website toko online sendiri di jasa pembuatan website yang notabene memang rata-rata butuh duit tidak sedikit. Jadi terpaksa saya bantu dia untuk membuat toko online gratis dengan modal koneksi internet + hosting + domain + template.

Cara Membuat Website Toko Online Sendiri

Cara membuat website toko online gratis yang sederhana sebetulnya tidak terlalu ribet. Saya hanya modal koneksi internet, hosting gratis, domain dan template. Ini langkah yang saya ambil untuk bikin toko online buat teman saya itu:

  1. Cari hosting gratis
    Untungnya toko online yang ingin dibuka oleh teman saya hanya menjual beberapa produk, sehingga dia juga tak perlu hosting banyak maupun desain website yang terlalu ribet. Untuk mendapatkan hostingnya sendiri, saya memilih website hosting gratisan dan bukan yang berbayar agar lebih hemat. Hosting gratis yang saya pilih adalah wordpress, meski awalnya saya sempat ragu memilih antara blogspot vs wordpress. Namun saya akhirnya memutuskan untuk memilih WP yang lebih banyak fiturnya dan sangat user-friendly.
  2. Cari template/ desain toko online gratis
    Inilah salah satu alasan lagi kenapa saya memilih WP ketimbang blogspot. WP rata-rata menyediakan banyak desain template yang menarik termasuk template buat toko online gratis yang bisa diunduh dan diaplikasikan langsung ke website WordPress yang saya buat. Saya saja mencari template sederhana hasil dari searching di Google. Setelah itu saya upload ke WP dan saya otak-atik sedikit HTML nya hasil dari belajar otodidak dan jadilah sebuah toko online lumayan apik.
  3. Beli domain
    Supaya website toko online tampak lebih profesional, saya menyarankan kepada teman saya untuk merogoh kocek sedikit demi membeli domain. Saya sendiri membelikan domain Domainesia. Sebetulnya tidak mau beriklan, tapi menurut saya servisnya termasuk bagus plus harganya juga masih terjangkau baik untuk pembelian domain pertama maupun perpanjangannya.

Dan jadilah sebuah toko online gratisan yang hanya bemodal kurang dari Rp 200 ribu saja untuk pembuatannya. Mulai dari website dan desainnya hingga hosting semuanya pakai layanan gratisan. Saya rasa untuk pemula yang baru ingin buka toko online, cara ini bisa dicontoh. Setelah toko online mulai berkembang dan jadi lebih besar, Anda bisa pindahkan hosting ke berbayar. Semoga pengalaman membuat website toko online sendiri ini bermanfaat.

Continue Reading